Louis Henri Sullivan (1856-1924)

22 10 2007

louissullivan02.jpgPelopor Pembangunan Pencakar Langit

Louis Henri Sullivan (1856-1924) merupakan desainer pertama yang menciptakan konsep pembangunan kontruksi gedung pencakar langit (skyscraper). Ia dianggap sebagai “bapak bangunan pencakar langit”, dengan membangun gedung tinggi (Wainwright Building) yang menjadi cikal bakal pencakar langit di Amerika dan dunia. Karyanya yang lain, Carson Pirie Scott Building, dibangun di Chicago, Illinois (1904).

Arsitek lulusan dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat ini terkenal karena menampilkan teknologi baru yang menyatukan teknologi rangka baja ke dalam seni bangunan. Sullivan memperkenalkan prinsip fungsionalisme, yaitu kesempurnaan bentuk dalam arsitektur dan demokrasi arsitektur.

Sullivan terlahir dari rahim seorang ibu yang berprofesi sebagai pengajar dansa. Ia lahir di Boston, 3 September 1856. Sewaktu sekolah di tingkat menengah atas, Sullivan bertemu dengan Moose Watson, seorang guru yang kelak mengasuhnya sampai ia meninggal. Kecerdasan Sullivan sudah terlihat sejak duduk di bangku sekolah menengah atas. Ia lulus hanya dalam waktu dua tahun, sehingga saat masuk kuliah, usianya masih terlalu dini, 16 tahun. Setelah lulus sekolah menengah atas, orang tuanya pindah ke Chicago, tapi Sullivan tetap tinggal di kota kelahirannya untuk belajar beberapa tahun di Massachusetts Institute of Technology’s Architectural Program.

Setelah lulus kuliah, Sullivan menghabiskan waktu di kota Paris, Prancis, untuk bekerja di salah satu perusahaan yang bergerak di bidang desain bangunan. Pada saat berkunjung ke Roma, Italia, karya seni Renaissance memberikan inspirasi yang luar biasa pada Sullivan. Sejak itu ia berkeinginan untuk menciptakan karya seni dengan semangat penciptaan ala Michelangelo.

Untuk mencapai keinginan itu, Sullivan kemudian pindah bekerja di Philadelphia, Amerika Serikat. Tahun 1873, perusahaan tempatnya bekerja mengalami kebangkrutan, kemudian ia pindah ke Chicago, untuk bekerja di William LeBaron Jenney dengan profesi yang sama.

Di Chicago ia menjadi perancang untuk Jonh Edelman, dengan mendesain gedung yang berhubungan dengan perhiasan organik. Meskipun pekerjaan tersebut memberikan pengaruh yang cukup penting bagi karir Sullivan, namun pada tahun 1879 Sullivan memutuskan untuk pindah ke perusahaan Dankmar Adler (1844-1900), yang memiliki banyak insinyur terkemuka.

Pada tahun 1873, Sullivan turut andil membangun kembali Kota Chicago yang mengalami kebakaran besar yang menghanguskan sebagian besar bangunan. Untuk membangun kembali kota Chicago diperlukan suatu teknik membangun yang efisien, cepat, dan ekonomis. Melalui tangan Sullivan, Kota Chicago dibangun kembali dengan menggunakan sistem grid. Bangunan yang ada pada saat itu seolah-olah memiliki gaya dan bentuk yang seragam, dengan ciri seperti bangunan bertingkat banyak dengan sistem struktur baja (kolom dan balok). Sullivan menciptakan suatu gaya seni dengan format alami. Hal ini dilakukan sebagai upaya penolakannya terhadap perusahaan yang lebih mementingkan pembangunan gedung bergaya praktis. Pada masa itulah dianggap sebagai munculnya arsitektur modern di Amerika Serikat.

Salah satu karya lain yang terkenal adalah Auditorium Building. Gedung ini merupakan landmark Kota Chicago, yang menyatukan kegiatan komersial dan kesenian dalam satu atap. Dengan memadukan konfigurasi persegi-empat (rectangular), segi empat yang banyak dipakai pada masa itu, dengan pelengkung Ro-manesque dan Queen Anne, menara kecil berpuncak runcing, atap Chateausqe dan dormers.

Dinding luar dan lantai bawah terlihat sebagai susunan batu berkesan kokoh, dengan deretan jendela seperti pada bangunan bergaya Renaissance. Pintu masuk menuju hall utama dan theatre terdiri dari tiga pintu besar berpelengkung di atasnya. Di atasnya terdapat kolom-kolom silindris bergaya Dorik dari lantai 2-5 menyangga pelengkung-pelengkung Romanesque.

Kepintaran Sullivan dalam mendesain dan mengontruksi sebuah bangunan gedung di kota Chicago telah memberikan masukan kepada sejarah arsitektural. Louis Henry Sullivan meninggal pada tanggal 14 April 1924 di Chicago. Ia meninggal dalam kemiskinan, di salah satu kamar hotel, tanpa ada pekerjaan selama dua tahun terakhir. Kemudian ia dimakamkan dekat kuburan ayahnya, Patrick, dan ibunya, Andrienne, di Graceland Chicago, 16 April 1924. Dalam laporan mengenai catatan kematiannya, surat kabar New York Times menulis, “Sullivan adalah pelopor arsitek”

Pada akhir dekade abad ke-19, Sullivan meninggalkan sejumlah karya besar yang tak lapuk oleh gerak zaman. Sentuhan arsiteknya memberikan suatu ilmu bangunan baja bertingkat secara revolusioner. (Fitriansyah, Staf CEO Forum Rektor Indonesia).***

Muat dalam pikiran-rakyat, edisi cakrawala 11 Oktober 2007


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: