Charlotte Bronte, Perintis Novel Roman Dunia

14 02 2008

424px-charlotte_bronte_coloured_drawing.pngBerbahagialah dengan apa yang Anda miliki:
Bersukarialah dengan keadaan yang ada
Bila Anda menyadari tidak memiliki kekurangan apa pun,
Maka dunia ini menjadi milik Anda.

(Charlotte Bronte)

NOVEL berkembang dalam bentuk modern di Eropa selama masa renaisans. Isi novel-novel awal ini, mencerminkan perhatian masyarakat pada umumnya saat itu. Di dalamnya termasuk munculnya kelas menengah sebagai kelompok sosial, gugatan terhadap agama, dan nilai-nilai moral tradisional, minat terhadap sains dan filsafat, serta hasrat akan penjelajahan dan penemuan. Akan tetapi, pada 1847, penulis muda Charlotte Bronte membuat gebrakan dengan membuat sebuah novel klasik bergenre percintaan, Jane Eyre (1847).

Pada 21 April 1816 Charlotte Bronte terlahir ke dunia di sebuah desa di Yorkshire. Charlotte Bronte merupakan anak ketiga dari enam bersaudara, yang tiga di antaranya kelak menjadi penulis novel. Pada usia empat tahun ibunya, Maria Branwell Bronte, meninggal dunia.

Sepeninggal ibunya, Bronte serta saudara-saudaranya, rajin membaca dan mereka-reka cerita tentang negeri-negeri mitos. Bronte kemudian juga menulis-puisi-puisi yang berdasarkan khayalan-khayalannya tersebut. Pada 1846, Bronte dan dua saudaranya, Emilly Bronte dan Anne, menerbitkan karya bersama Poems by Currer dan Ellis and Acton Bell. Meskipun hanya terjual dua eksemplar, mereka tidak patah semangat untuk menulis.

Latar belakang pendidikan sastra Charlotte Bronte didapat dengan mengikuti pelatihan literer di Pensionnate Hegers, Brussels. Caranya dengan meniru dan menganalisis gaya penulis klasik, di samping belajar bahasa Jerman. Dengan jalan ini, Bronte bisa membaca karya asli zaman Romantik Jerman, di luar George Gordon Byron, Baron Byron ke-6 yang dikagumi oleh Bronte.

Pada 1847, Charlotte Bronte, menerbitkan novel perdananya berjudul Jane Eyre yang mencapai kesuksesan. Novel ini bergaya Victoria yang menggambarkan wanita sebagai makhluk lemah. Jane Eyre merupakan kisah cinta tak sampai dengan struktur yang inovatif pada masanya. Diterbitkan pertama kali pada 1847, kisah tak biasa ini dipuji para kritikus novel.

Di saat menikmati kesuksesannya, Bronte harus rela kehilangan adiknya Emilly Bronte, yang meninggal dunia tahun 1850. Sebagai bentuk penghargaan kepada adiknya, Bronte menuliskan kata pengantar dalam novel Wuthering Heights karya Emily yang dicetak ulang. Dalam pengantarnya, Bronte mengatakan Wuthering Heights lebih bagus dari karyanya sendiri, Jane Eyre. Wuthering Heights karya Emily Bronte itu kini dianggap sebagai salah satu karya klasik dalam sastra Inggris. Walaupun Jane Eyre dianggap sebagai karya terbaik Bronte bersaudara, banyak yang berpendapat orisinalitas dan pencapaian Wuthering Heights melebihi dari berbagai sisi.

Buku Jane Eyre adalah karakter yang tipikal pada seorang gadis yang akibat tekanan-tekanan yang dihadapi menjadikannya pribadi pemberontak, meski dalam diam. Sementara tokoh laki-lakinya, Mr. Edward Fairfax Rochester, seperti kebanyakan telenovela, digambarkan kaya dan tampan. Secara tradisional, novel ini dipandang sebagai karya unik pencapaian seorang jenius dalam kesendirian yang hampir terlepas dari gerakan literer pada zaman tersebut. Bahkan, para kritikus pada zaman itu menyebutkan, karya Bronte memiliki kekuatan pada sisi narasi yang menampilkan konflik batin seorang wanita dan kondisi sosial.

Karya roman Bronte banyak memengaruhi para penyair, termasuk puisi cinta karya penyair Rusia, Pushkin, yang banyak terinspirasi oleh buku Jane Eyre. Bahkan, BBC television memberikan penghargaan kepada Charlotte Bronte dengan mengangkat novel Jane Eyre dalam serial miniseri. Pada Maret 2007, kisah roman klasik ini mampu menduduki peringkat ketiga dalam polling tentang 100 buku Inggris favorit. Ini menunjukkan karya-karya novel klasik masih menjadi bacaan yang bagus di antara pilihan-pilihan novel modern.

Charlotte Bronte meninggal 31 Maret 1855, dalam usia yang masih muda, 39 tahun. Karyanya memengaruhi banyak karya sastra dan seni di seluruh dunia mulai dari novel, opera, puisi, film sampai lagu. Novel Jane Eyre sekaligus karya pertama dan terakhir dari Charlotte Bronte. (Fitriansyah, alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Bandung dan peminat novel)***


Actions

Information

2 responses

3 01 2011
2010 in review « EUREKA

[…] Charlotte Bronte, Perintis Novel Roman Dunia February 2008 3 […]

17 12 2012
Wilford

Superb blog! Do you have any helpful hints for aspiring writers?
I’m planning to start my own blog soon but I’m a little lost on everything.
Would you recommend starting with a free platform like WordPress or
go for a paid option? There are so many choices
out there that I’m completely overwhelmed .. Any ideas? Thank you!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: