Johan Vaaler (1866-1910)

18 03 2008

_vaaler-johan-wwws9com.jpg
“Paper Clip”, bukan Sekadar Penjepit Kertas

Keberadaan paper clip (penjepit kertas) ternyata bukan hanya berfungsi sebagai alat untuk menyatukan dua lembar kertas atau lebih. Akan tetapi, penjepit yang terbuat dari kawat yang dibengkokkan itu menjadi simbol perlawanan rakyat Norwegia terhadap pendudukan pasukan Nazi di negara bagian utara Eropa.

Hingga tahun 1899 atau hanya satu tahun sebelum dimasukinya abad ke-20, manusia belum mengenal alat yang tampak sederhana tersebut. Sebelum ditemukan paper clip, orang masih menggunakan karet gelang untuk membundel kertas. Sungguh tak praktis. Barulah kemudian, paper clip ditemukan oleh seorang berkewarganegaraan Norwegia, Johan Vaaler.

Johan Vaaler lahir 15 Maret 1866 di Aurskog, Norwegia. Ayah dan ibunya adalah keluarga petani. Sejak lahir dan tumbuh dewasa, Vaaler tinggal di kota kelahirannya. Ia dikenal sebagai seorang penemu pada saat mudanya, ia lulusan bidang ilmu elektronik, sains, dan matematika. Kemudian, ia menikah pada saat berumur 33. Istrinya bernama Barbara.

Saat menemukan paper clip pada tahun 1899, ia sedang bekerja di kantor paten Bryns di Kristiania yang berkaitan dengan penemuan. Pada saat itu, ia sedang melakukan pengepakan dokumen kertas yang berserakan di ruang kerjanya. Banyak sekali dokumen yang hilang. Kemudian, ia berpikir bagaimana caranya agar kertas bisa disusun dengan rapi dan praktis.

Vaaler mulai berpikir untuk membuat sebuah alat yang bisa menjepit kertas. Ia memulainya dengan prinsip tekanan, kertas yang dijepit dengan klip bisa mudah dilepas lagi dan penggunaan klip lebih praktis daripada menggunakan lem atau stapler. Tidak diragukan bahwasanya penjepit kertas merupakan sebuah alat sederhana dengan manfaat besar. Alat ini mempunyai bentuk dan prinsip kerja yang begitu sederhana.

Ia kemudian membuat dari kawat baja tipis yang ditekuk membentuk huruf S lalu dilipat. Lipatan itu membuat celah yang berguna untuk menjepit kertas. Ilmu yang digunakan dalam teknologi ini adalah ilmu tentang tekanan yang membuat kertas-kertas menyatu tanpa kerusakan. Tidak seperti stapler, penjepit kertas jauh memudahkan pengguna karena dapat dilepas dengan cepat dan gampang.

Setelah menggambarkan sketsa rancangan paper clip, temuan sederhana Vaaler ini ternyata tidak semudah yang dibayangkan. Karya brilian ini harus berbenturan dengan masalah hak paten sebab di Norwegia tidak memiliki undang-undang hak cipta. Meski begitu, Vaaler tidak kehilangan akal. Untuk mematenkan karyanya ini, ia harus mendaftarkan hak ciptanya di Jerman dan setahun kemudian di Amerika Serikat. Kemudian, Vaaler memang sukses mendaftarkan klip temuannya di luar negeri walaupun sudah ada produk yang lebih baik. Beberapa jenis penjepit kertas sudah didaftarkan ke kantor paten AS sejak tahun 1867.

Meski demikian, klip yang dipatenkannya tidak pernah diproduksi secara massal karena sudah ada pengusaha pabrik Gem Manufacturing Ltd. Inggris yang membuat klip yang lebih praktis dan bakal laku dijual. Klip yang dihasilkan pabrik di Inggris disebut klip “Gem”. Bahannya dari kawat melengkung berbentuk oval yang berimpitan. Klip model Gem tidak pernah dipatenkan sehingga tahun penemuan tidak bisa diketahui, tetapi klip model Gem diperkirakan sudah ada beberapa tahun sebelum Vaaler mendaftarkan paten untuk klipnya.

Di sebagian besar literatur, pengusaha Inggris ini sering disebut-sebut sebagai pencipta klip model gem. Namun, di benak sebagian besar orang, klip adalah tetap dan selalu ciptaan orang Norwegia. Sebagian ahli justru lebih memuji klip buatan Norwegia dan menganggapnya lebih bagus dari produk yang pernah ada.

Walaupun demikian, klip sebagai produk “ciptaan” Johan Vaaler justru sudah telanjur tertanam di dalam benak orang Norwegia, dan klip dijadikan simbol nasionalisme Norwegia. Pada waktu itu, orang dilarang memakai peniti bergambarkan Raja Haakon VII dari Norwegia. Rakyat Norwegia menentang pendudukan Nazi Jerman sewaktu Perang Dunia II dengan memasang klip di kerah jas atau kerah baju. Klip dipakai sebagai lambang persatuan Norwegia karena “klip diciptakan orang Norwegia dan fungsinya untuk mempersatukan”.

14 Maret 1910, Vaaler meninggal pada usia 44 tahun, di Kristiania. Meskipun paper clip sudah ada sejak dulu sebelum dipatenkan, Johan Vaaler tetap diingat orang sebagai penemu klip. Sebagai penghormatan atas jasanya, klip penjepit kertas ukuran raksasa dibangun di dekat Kota Oslo.***

Fitriansyah
Alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Bandung.


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: