SIR CHRISTOPHER SIDNEY COCKERELL (1910-1999)

14 08 2008

Pencipta Kendaraan Serba Guna Hovercraft

Sebuah revolusi baru di bidang transportasi  publik yang dapat beroperasi di laut maupun darat diluncurkan di Solent, pantai selatan Inggris pada tahun 1960-an. Kendaraan yang berbentuk ampibi atau yang lebih dikenal dengan  Hovercraft sangat bermanfaat sekali untuk angkutan penumpang dan barang. Adalah Christopher Cockerell seorang ahli permesinan asal Inggris yang menemukannya sarana transportasi serbaguna ini.

Sir Christopher Sydney Cockerell lahir pada 4 Juni 1910 di Cambridge, Inggris. Ia lahir dari keluarga terpandang. Ayahnya Sir Sydney Cockerell, adalah seorang kurator Fitzwilliam Museum yang menjadi sekretaris William Morris. Christoper menikmati pendidikan dasarnya di di Gresham’s School. Ia masuk kuliah di Cambridge University Inggris, dengan mengambil ilmu elektronika. Ia juga aktif dalam organisasi kemahasiswan dengan menjadi anggota Peterhouse.

Setelah lulus kuliah, Pada 1910, Christopher mengembangkan karir intelektualnya dengan bekerja di Radio Research Company. Namun, pekerjaan yang banyak menyita waktunya  membuatnya bosan. Kemudian setelah menikah dengan Lady Margaret Cockerell, ia bekerja di perusahaan Marconi di tahun 1935. Namun selama perang dunia kedua berlangsung, ia lebih tertarik untuk bekerja membangun sistim radar di negaranya yang pada waktu itu, pemerintahan Iggris  masih dipimpin oleh Winston Churchill.

Setelah perang dunia berlalu, Pada 1950, Christopher mempunyai ide untuk membuat sebuah kapal yang bisa berlayar lebih cepat dengan mengurangi jumlah gesekan ketika berjalan melalui air. Hovercraft yang dibayangkan Christopher  pada waktu itu sebagai sebuah perpaduan antara pesawat udara, sebuah kapal, dan kendaraan di darat. Hovercraft digerakkan sebuah bantalan berisi udara yang dibuat tenaga kipasnya. Oleh karena itu, Hover berada tepat di atas ombak laut dan mesti menghindari permukaan tanah yang tidak rata.

Ia kemudian mengujicoba model Hovercraft pertama dengan mengadaptasi teori hover (melayang) dengan menggunakan mesin penyedot debu dan dua kaleng silinder.  Dengan ujicoba ini, insinyur asal inggris ini berhasil membuktikan bahwa sebuah kendaraan dapat melayang di atas permukaan dengan tekanan udara. Sebagian besar literatur menyebutkan, temuan yang dipatenkan sebagai hovercraft principle ini membuktikan prinsip kerja pemerangkapan udara dan ditiupkan keluar dengan tekanan, menjadikan wahana dapat bermobilitas diberbagai permukaan, dari lumpur yang lembek, permukaan air, rawa sampai daratan.

Christoper  lalu membuat prototipe kendaraan yang menggunakan bantalan udara. Bentuk awalnya,  lebih mirip piring terbang ketimbang sebuah kapal. Untuk mengembangkan temuannya yang brilian ini,  Christoper harus  berusaha keras untuk meyakinkan pemerintah Inggris. Lima tahun kemudian,  Christoper berhasil meyakinkan kementerian negara, namun tidak diperkenankan memproduksi secara besar-besaran, karena penemuannya ini dimasukkan ke daftar rahasia negara yang dapat memberikan keuntungan bagi militer. Setelah mendapatkan kepercayaan penuh, Christoper baru bisa mengembangkan proyek tersebut dengan sokongan dana dari National Research Development Council sebesar 150 ribu poundsterling. Pada tahun 1958 National Research and Development Corporation mengambil alih rancangan tersebut dengan membayar hak paten sebesar 1.000 Pound Sterling serta mengganti rugi biaya unit eksperimennya.

Namun pada 1959, Hovercraft rancangan Christoper kemudian diproduksi oleh pihak Saunders-Roe. Untuk pertama kali, kapal jenis SRN-1 yang bisa bergerak di permukaan yang relatif halus, seperti daratan dan air tanpa bersentuhan dengannya diluncurkan di Solent, pantai selatan Inggris. Kapal yang memiliki berat 6.600 pon, untuk pertamakalinya melakukan perjalanan dari Perancis ke Inggris dalam peringatan 50 tahun Bleriot’s cross Channel flight.

Dalam perkembangannya, hovercraft digunakan untuk berbagai keperluan. Inggris, India, dan Cina menggunakannya sebagai angkutan penumpang dan barang. Hovercraft tipe SRN-4 yang dioperasikan di Selat Inggris mampu mengangkut 370 penumpang dan 50 sedan dengan kecepatan jelajah 110 kilometer per jam. Hovercraft juga telah digunakan dalam berbagai operasi militer sebagai kapal pendarat pasukan ataupun tank dari laut atau danau ke daratan. Karena memiliki tekanan permukaan yang kecil, kendaraan ini dapat berjalan melintasi pantai yang ditanami ranjau. Pendaratan tank dan pasukan Amerika Serikat menggunakan hovercraft pada Perang Teluk di Kuwait mampu melewati pantai yang penuh ranjau serta masuk ke daratan sampai sejauh 10 mil. Amerika juga telah memanfaatkan hovercraft untuk mengangkut peralatan berat dalam berbagai misi kemanusiaan

Berkat temuan Christoper melalui hovercraft sangat membantu memperlancar transportasi di wilayah yang belum tersedia sarana pelabuhan yang memadai. Cukup dengan adanya pantai yang landai, hovercraft dapat mendarat. Bandingkan dengan sebuah kapal laut dan jetfoil yang memerlukan sarana pelabuhan yang memerlukan biaya pembangunan yang tidak murah.

Sir Christopher Sydney Cockerell wafat di Hythe, Hampshire pada 1 Juni 1999. Ia meninggal, 3 hari sebelum merayakan ulang tahunnya ke 88 tahun. Atas jasanya di bidang penemuan hovercraft, Christopher dianugerahi gelar bangsawan Inggris tahun 1969.

Fitriansyah, Alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Komunikasi Bandung
Muat Dalam Pikiran-Rakyat, Edisi Cakrawala Kamis, 14 Agustus 2008


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: