Henry Robinson Palmer (1795-1844)

15 02 2013

Pencetus Sistem Monorail

Dampak pertumbuhan transportasi yang pesat menimbulkan kemacetan yang sangat parah. Tidak hanya di Indonesia, di berbagai negara belahan dunia pun mengalami hal yang serupa. Berbagai cara dilakukan untuk mengatasi kemacetan salah satunya dengan membangun Monorail. Monorail merupakan salah satu moda transportasi yang berbasis rel tunggal dengan penggerak berupa motor listrik. Sistem transportasi ini dapat dijadikan alternatif angkutan massal perkotaan.

Sistem Monorail pertama kali diperkenalkan oleh seorang insinyur asal inggris Henry Robinson Palmer pada tahun 1825.Pria kelahiran tahun 1795 di Hackney kota London, merupakan anak dari pasangan Samuel Palmer dan Elizabeth Walker nee. Semenjak kecil ia sudah termasuk sosok yang cerdas, berbakat dan memilliki rasa percaya diri yang tinggi. Masa pendidikan dasar sekolah Parmer dididik langsung oleh ayahnya.

Karir intelektual Palmer sudah terlihat diusia muda. Pada 1818, Palmer menjadi salah satu pencentus sekaligus pendiri Institution of Civil Engineers (ICE) yang merupakan asosiasi profesional yang mewakili insinyur sipil di pusat kota London. Palmer kemudian mengembangkan karirnya dengan pindah ke Westminster untuk menjadi konsultan bidang survey desain dan konstruksi kereta api. Ia juga mendesain dermaga dibeberapa pelabuhan di Port Talbot, Ipswich, Penzance, dan Neath. Namun yang paling menonjol ketika Palmer berhasil mendesain kereta api di kota Kentish.

Setelah lama berkarir sebagai konsultan, Pada tahun 1821 Parmer menuangkan idenya tentang monorail dengan membuat buku pendek yang berjudul Deskripsi Kereta Api pada suatu Prinsip baru. Tentu saja pemikiran Palmer banyak mengagetkan banyak para ahli dan pemerintah Inggris dikala itu. Puncaknya ketika Palmer mendemontrasikan penemuannya ini dihadapan parlemen agar mendapatkan dukungan untuk mengembangkan sistem transportasi monorail pada tahun 1825. Meskipun pada awal percobaannya monorail buatan Palmer ini memiliki satu mesin tenaga kuda (hourse power) Monorail jenis pertama ini memiliki fungsi untuk membawa batu bata, tapi pada saat pembukaannya difungsikan untuk membawa penumpang.

Pada tahun berikutnya Palmer mengembangkan monorail untuk transportasi penumpang dengan menggunakan desain Deptford Dockyard di Tenggara London. Sehingga Berdasarkan paten oleh Henry Robinson Palmer, Kereta Api Cheshunt Railway menjadi pelopor pertama sebagai monorail pertama dengan membawa penumpang di pembukaannya. Penemuannya sistem monorail ini mendapatkan US paten bernomor US4618.

Sejarah monorel ini terus berlanjut, Pada tahun 1876 di Philadelpia Centennial untuk pertama kali kereta monorel menggunakan mesin uap sebagai penggeraknya. Pada tahun 1929, inovasi monorail lebih berkembang lagi dengan munculnya monorail pertama yang menggunakan tenaga listrik sebagai penggeraknya. Dengan kecepatan 160 km/jam, kereta ini digunakan untuk menghubungkan London dan Paris. Sebagian besar literatur menyebutkan monorail merupakan sebuah rel dengan jalur yang terdiri dari rel tunggal, berlainan dengan rel tradisional yang memiliki dua rel paralel. Rel pada monorail terbuat dari beton dan roda keretanya terbuat dari karet, sehingga tidak sebising kereta konvensional.

Dimasa kini, monorail merupakan MRT (Mass Rapid Transit) sebagai moda angkutan yang mampu mengangkut penumpang dalam jumlah yang banyak (massal) dengan frekuensi dan kecepatan yang sangat tinggi.MRT memiliki jalur tertentu dan biasanya tidak mengambil ruang kota yang luas. MRT jenis ini biasanya memiliki jalur di atas jalan raya dan yang ditopang dengan tiang-tiang yang sekaligus berfungsi untuk membentuk lintasan monorail. Berbeda dengan MRT lainnya, monorail biasanya hanya terdiri atas satu rute dengan sistem lintasan loop dengan beberapa stasiun pemberhentian yang menghubungkan dengan MRT lainnya maupun langsung ke lokasi kegiatan tertentu. Penggunaan monorail sudah banyak dikembangkan di kota-kota metropolitan di dunia antara lain Moskow, Tokyo, dan Sydney

Henry Robinson Palmer meninggal 12 September 1844, di kediamannya di Jalan Great George, Westminster. Ia meninggal diusia 49 tahun dikarenakan penyakit Edema yakni berlebihnya zat cair di dalam jaringan tubuh. Sampai sekarang, pemikiran sistem monorail Palmer banyak diadopsi untuk mengatasi kemacetan di seluruh dunia.

Fitriansyah, Alumnus Stikom Bandung.

Muat dalam Pikiran-Rakyat,, cakrawala 17 januari 2013


Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: